Fiqih Pacaran

Hukum pacaran dalam Islam yang sebenarnya

Pacaran Islami TIDAK Mengakali Hukum Islam

“Kalian selalu mencari-cari alasan buat pacaran, ya?” Demikian dakwaan dari sebagian penghujat pacaran islami. “Tak sedikit,” tuduh mereka, “santri-santri yang sudah berani berpacaran dengan mengatasnamakan pacaran Islami. Mereka mencampurkan yang haq dengan [yang] bathil.” Lalu, saran mereka, “Jangan sampai kamu ‘ngakalin’ hukum gitu lho.” Benarkah dakwaan mereka itu? Mengakali Hukumkah Pacaran Islami?

Ustadz Muhammad Shodiq (pengasuh Pesantren Cinta) menjawab:
1. Alasan Pacaran Islami Tidak Dicari-cari
2. Islamisasi Pacaran Dibenarkan Syari’at
3. Jangan Berlebihan dalam Mencegah Zina!
4. Dengan Pacaran Islami, Muliakanlah Islam!

Singkatnya, Pacaran Islami TIDAK Mengakali Hukum Islam. Untuk penjelasan selengkapnya, lihat artikel “Mengakali Hukumkah Pacaran Islami?

Anak pacaran, Orangtua tak melarang

Bu Enny Ratnawati pada 20 Mei 2008 bercerita: “Setiap zaman punya ceritanya sendiri…sekarang istilah nya pacaran, zaman dulu Yang-yang an….kata ibuku..”Anak sekarang, kerjaannya Yang-yang an aja, tapi bolak balik putus, ganti lagi…” Lho! ternyata ibu dan ayahku pacaran selama 10 tahun, teman seangkatan saat sekolah, mengalami zaman Belanda, Jepang, sampai masa revolusi…melalui perjuangan karena sempat tak disetujui keluarga.”

Baca entri selengkapnya »

Santri pacaran, Kyai tak melarang

Re: PACARAN (menurut Islam) HALAL/HARAM???
Feb 12, 2008 12:48 am
oleh choiralia di Forum NU

Rasulullah Saw tidak pernah mengharamkan pacaran meskipun pacaran telah menjadi tradisi di Arab Jahiliyyah seperti juga tradisi penduduk Nusantara kuno.

kisah-kisah seputar para santri juga hampir selalu diwarnai dengan pacaran, para kyai tidak melarangnya, Baca entri selengkapnya »

Pacaran Sesuai Ajaran Islam

Pertanyaan: Assalamualaikum wr. wb. Selama ini ada beberapa macam pendapat tentang pacaran dalam sudut pandang Islam. Yang ingin saya tanyakan adalah sebenarnya menurut Islam pacaran itu boleh enggak?

Kalau boleh tolong beri alasan yang betul-betul bisa dimengerti, kalau tidak pun saya ingin alasan yang mudah dipahami.

Terus saya ingin tanyakan bagaimana sebaiknya bergaul dengan teman yang berlawanan jenis, soalnya kita kan hidup dengan manusia yang heterogen, dengan prinsip hidup yang berbeda-beda. Tolong beri solusi yang tepat berdasarkan aturan Islam.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawabannya.

Jazakallohu khairan katsiron.

Wassalamualiikum Wr. Wb.

Anna Rossana

Jawaban Dewan Asatidz PesantrenVirtual.com:

Assalamu’alaikum wr. wb.

Baca entri selengkapnya »

Fatwa Pacaran: Siapa Yang Salah?

Postingan ini terdiri dari tiga bagian: (1) Pertanyaan Si Santri, (2) Jawaban Sang Ustadz, (3) Tanggapan ustadz lainnya, yaitu M Shodiq Mustika. 

Pertanyaan Si Santri:

Assalaamu‘alaikum wr wb

Langsung saja ustadz.. Ana mau ikut bertanya tentang masalah pacaran yang mungkin sudah basi untuk dibahas namun ana sampai saat ini belum menemukan keterangan yang menentramkan hati ana..

Ana sudah baca fiqh kontemporer karya Syekh Qordhawi juga “fatwa-fatwa kontemporer”nya Pak Quraish Shihab yang menurut Yusuf Qardhawi hal itu hanyalah sesuatu yang tidak disukai [alias makruh] (beliau melarang namun tak berfatwa mengharamkan?)

Sedangkan Pak Quraish malah membolehkan dengan asal dengan definisi yang wajar (def. Kata pacaran sesuai dalam KBBI), hal ini membuat ana bingung.. Begitulah kiranya masalah ini selalu menjadi ganjalan di hati. Oleh karena itu Baca entri selengkapnya »

Hello, Blog WP Indonesia tentang Islam…

Selamat datang di blog ana, duhai para pembaca blog islami. Marilah kita bicara tentang hukum pacaran dalam Islam. Di blog ini, ana himpun artikel-artikel yang paling menarik Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.