Fiqih Pacaran

Hukum pacaran dalam Islam yang sebenarnya

Pacaran Islami TIDAK Mengakali Hukum Islam

“Kalian selalu mencari-cari alasan buat pacaran, ya?” Demikian dakwaan dari sebagian penghujat pacaran islami. “Tak sedikit,” tuduh mereka, “santri-santri yang sudah berani berpacaran dengan mengatasnamakan pacaran Islami. Mereka mencampurkan yang haq dengan [yang] bathil.” Lalu, saran mereka, “Jangan sampai kamu ‘ngakalin’ hukum gitu lho.” Benarkah dakwaan mereka itu? Mengakali Hukumkah Pacaran Islami?

Ustadz Muhammad Shodiq (pengasuh Pesantren Cinta) menjawab:
1. Alasan Pacaran Islami Tidak Dicari-cari
2. Islamisasi Pacaran Dibenarkan Syari’at
3. Jangan Berlebihan dalam Mencegah Zina!
4. Dengan Pacaran Islami, Muliakanlah Islam!

Singkatnya, Pacaran Islami TIDAK Mengakali Hukum Islam. Untuk penjelasan selengkapnya, lihat artikel “Mengakali Hukumkah Pacaran Islami?

Iklan

3 Komentar»

  Toyib Muttaqi wrote @

Muhammad Shodiq (pengasuh Pesantren syetan liberal)..berhati2lah dg perkara baru..hukum asal hubungan laki perempuan adalah haram sampai dihalalkan dengan pernikahan

  Ulfa wrote @

betul

  Vivid Ardhiyan Yudha wrote @

Toyib…bagaimana dengan alam dunia dan pergaulan saat ini, saat ini mungkin bukan zaman nabi… lambat laun peradaban semakin bercampur, karena hidup ini adalah sebuh pluralisme, kita tidak bisa menolak keberadaan wanita yng tidak memakai cadr, ketahuilah bahwa manusia tidak ada yang sempurna, oleh karena itu sariat islam itu ada, tentunya dengan batasan yg sesuai… kita tidak bisa menyalahkan siapapun u tuk hal ini, istigfar dan selalu mendekatkan diri bisa menjdi satu peranan berarti… alasan diatas bisa menjadi solusi terbaik daripada sebuah pengekangan yangberujung kemaksiatan, tidak melarang, tidak mengekang namun membatasi dengantujuan memuliakan islam…. semua tergantung kepda pribadi manusia… saya yakin di setiap manusia ada syaiton yg bersemayam, bahkan anda tidak bisa menilai diri anda benar terhadap ucapan anda… apa anda ingt umar sahabat nabi, beliau sebelum masuk islam ingin membunuh nabi… tapi, justru karena sifat nabi yg meluluhkan panglima tersebut dan menjadi sahabat nabi dan masuk islam…. islam tidak untuk didebatkan… islam adalah bagaimana cara pandang anda terhadap Alloh dan diri anda, sudah ikhlaskah dirimu dalam menjalankan sholat, ketahuilah ikhlas adalah ilmu paling sulit di dunia… jika kamu sudah bisa menguasainya mungkin anda berhak menilai orang lain…… ikhlas di mata manusia belum tentu ikhlas di mata alloh… vivid ardhiyan yudha


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s